FINANCIAL KNOWLEDGE (Bag. III) - MEMILIH ALLAH

BethanyGorontalo - Saudara, jika kita memiliki beberapa pilihan, maka salah satu dari pilihan itu adalah Allah. Tetapi semua pilihan dikembalikan kepada kita, apakah kita memilih untuk bersama Allah, atau kita memilih untuk menikmati semua hal yang justru memiliki kecenderungan untuk melupakan Allah. Saudara, kita memiliki kuasa untuk memilih. Jika kita memilih hal yang benar, maka kita memiliki kesempatan untuk meningkkatkan segala sesuatu dalam hidup kita, dari yang dulunya minimum menjadi maksimum. “Seandainya kamu tidak mua mengabdi kepada Tuhan, ambillah keputusan hari ini juga kepada siapa kamu mengabdi; kepada ilah-ilah lain yang disembah oleh nenek moyangmu di Mesopotamia dahulu atau kepada ilah-ilah orang Amori yang negerinya kamu tempati sekarang. Tetapi kami—saya dan keluarga saya—akan mengabdi hanya kepada Tuhan.” Yosua 24 : 15 - Allah memanggil kita untuk membuat PILIHAN : untuk MEMILIH Dia “Yesus menjawab, cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan seluruh akalmu.” Matius 22 : 37 (BIS) - Jadi kita perlu memilih Allah secara AKTIF.Sikap hati kita dihadapan Tuhan akan membuat kita menjadi yang terbaik dihadapan Tuhan. Tuhan Ingin hati kita benar-benar tertuju kepadaNya dan supaya kita memilih Allah secara lebih aktif lagi. Jadi ada 2 hal yang penting yaitu PERSEPULUHAN dan PERSEMBAHAN-PERSEMBAHAN KHUSUS. BUAH SULUNG DAN UCAPAN SYUKUR. (baca : Maleakhi 3 : 6-9) Selanjutnya

Christian Lifestyle Bagian IIIB “Matius 5 : 5″

Hanani1BethanyGorontalo – Matius 5 : 5,  Kekristenan bukanlah sekedar agama. Kekristenan merupakan sebuah gaya hidup. Hidup berdasarkan kehendak Tuhan. Dalam Injil Matius 5:1-7 yaitu Khotbah Tuhan Yesus di bukit adalah cara hidup yang Tuhan inginkan dalam hidup setiap anak-anakNya.

Prah-ooce: mild (baik, hangat), gentle (lemahlembut), humble (rendah hati, sederhana), meek (penurut atau lemah lembut), considerate (peka terhadap kebutuhan orang lain).

Lemah lembut bukanlah kelemahan. Sikap yang pendiam atau suka berbicara pelan tidak menjamin seseorang memiliki karakter yang lemah lembut, karakter yang sesuai dengan kehendak Allah.

CHRISTIAN LIFESTYLE Bagian IIIA “Matius 5:4-7″

Kotbah 18 AgustusBethanyGorontalo – Kekristenan bukanlah sekedar agama. Kekristenan merupakan sebuah gaya hidup. Hidup berdasarkan kehendak Tuhan. Dalam Injil Matius 5:1-7 yaitu Khotbah Tuhan Yesus di bukit adalah cara hidup yang Tuhan inginkan dalam hidup setiap anak-anakNya.
Lemah lembut dalam bahasa aslinya ditulis dengan kata “prauss” atau “prah-ooce”
Prah-ooce : mild(baik, hangat), gentle (lemahlembut),humble (rendahhati, sederhana), meek (penurut atau lemah lembut), considerate (peka terhadap kebutuhan orang lain). Tuhan  menginginkan kita untuk hangat dengan orang lain.
Tuhan pasti akan memberkati kita lebih lagi asalkan kita tetap lemah lembut dan memiliki hati yang sederhana.

Christian Life Style bag.II “Mat 5:1-7″

11 agustus2013BethanyGorontalo – Di dalam kehidupan kita, kekristenan bukanlah keagamaan. Kekristenan adalah gaya hidup yang kemudian dapat diumpamakan sebagai benih yang akan tumbuh dan dapat dinikmati oleh banyak orang. Dalam Matius 5:1-7, diceritakan tentang khotbah Yesus di atas bukit. Dimana Yesus bercerita tentang kehidupan kekristenan.
“Berbahagialah orang yang bersedih hati; Allah akan menghibur mereka.” – Mat 5:4 (BIS)
•    Bersedih yang dimaksud dalam ayat ini adalah menangis karena dosa seperti Kristus menangisi Yerusalem. Semasa hidupnya, Yesus sendiri mengalami kesedihan. Kita harus bersedih karena dosa. Inilah kesedihan khusus yang dimaksud oleh Allah. (baca Roma 7:23 & 2)
•    Tanpa kesedihan ilahi kita tidak akan pernah menang dari dosa yang mengikat,  ini akan membuat kita terus jatuh dalam lobang yang sama. Mengapa? Karena kita lebih sering memakluminya daripada menangisinya.
Jangan anggap remeh kelemahan-kelamahan yang ada pada diri kita. Berusalahah untuk merubahnya dan membuat hidup kita lebih baik. (bacaKorintus 7:10).
Apa 4 bagian dari kesedihan Ilahi?

MENJADI ORANG YANG DAPAT DIPERCAYA “Amsal 28:20″

logoABethanyGorontalo – Amsal  28:20, Kalau kita sudah dipercaya oleh seseorang atau siapapun itu, tugas dan tanggung jawab yang kita sudah dapat harus bisa dijaga, jangan sampai kita merusak kepercayaan yang sudah diberikan kepada kita. Seringkali orang dipercaya malah justru merusak atau memanfaatkan kepercayaan itu supaya mereka bisa menipu atau mengambil keuntungan didalamnya. Contohnya ada karyawan yang diberikan kepercayaan yang sangat tinggi malah menipu bosnya karena dia tahu bos sangat mempercayainya. Orang dunia kadang berpikir bahwa Jujur itu = Hancur, tetapi sebagai orang percaya ketika kita mau jujur dihadapan Tuhan, Tuhan tidak permalukan orang yang jujur. Cepat atau lambat orang bisa melihat dan merasakan mana orang yang penuh dengan tipu muslihat, dan mana orang yang jujur.

DARAH KRISTUS DI SALIB “Ibrani 9 : 22″

Hanani1BethanyGorontalo – Ibrani 9 : 22, Alkitab menceritakan makna darah dengan berbeda karena Alkitab dimulai dengan darah dan diakhiri juga dengan darah. Tanpa makna darah Kristus di kayu salib, tidak ada kakuatan di dalam injil, tidak ada kekuatan dalam kesembuhan, tidak ada kekuatan dalam setiap anak Tuhan.
Moral yang baik tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita, itu hanya seperti kain kotor dihadapan Tuhan. Jika perbuatan baik yang bisa menyelamatkan seseorang, maka orang yang kaya yang akan menjadi orang paling kudus di muka bumi ini karena mereka punya banyak peluang berbuat baik dengan kekayaannya.  Siapa yang tidak menolak atau tidak memiliki Salib Kristus, maka ia menolak Kristus dan dia akan terus hidup di dalam kutuk. Tuhan Yesus mati untuk membayar apa yang menjadi hutang kita. Karena kita tidak mampu membayarnya. Hanya oleh darah Kristus maka hidup kita dilayakkan, “…Segala sesuatu disucikan dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.” Ibrani 9:22
Mengapa darah begitu penting?

FOURTH DIMENSION(EMPAT DIMENSI) “Efesus 3 : 18″

logoABethanyGorontalo – Saudara, tahukah kita bahwa ketika kita bergerak maka Tuhan akan ikut bergerak untuk kita? Sama dengan ungkapan, “If you move, God will move”.  Prinsip inilah yang harus kita tanamkan dalam hati. Pernahkah kita menonton film 4D (empat dimensi) di bioskop? Semuanya terasa nyata. Empat dimensi adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan ‘panjang, lebar, tinggi, dan Roh kudus”. Dan Empat Dimensi akan membuat segala sesuatu yang tampak mustahil dalam hidup kita menjadi mungkin.Mike Tyson pernah berkata, ‘God only help, the one who helps them self.’Ingat, If you move God will move. Imanuel! Ketika kita berjalan, maka Allah akan berjalan bersama kita. Dalam kitab Mazmur 37 : 4 jika kita ambil pelajaran didalamnya, bahwa apa yang akan diberikan oleh Tuhan dalam kehidupan kita adalah apa yang ada di hati kita.

HABIT – KEBIASAAN “1 Samuel 16 – 22″

logoABethanyGorontalo – (Kisah Daud, 1 Samuel 16 – 22), Saudara-saudara, sesuatu yang sudah dilakukan terus menerus, akan menjadi kebiasaan. Dan sering kali kita mengalami kesulitan dalam menghilangkan kebiasaan buruk yang ada dalam kehidupan kita.
Tuhan mengajar kita untuk memiliki kebiasaan yang baik. Ketika kita masih muda, kita diajar untuk memiliki kebiasaan yang baik. Ketika seseorang mengikuti pelatihan menjadi polisi, maka orang itu akan dilatih menjadi disiplin, dan akan menjadi kebiasaan dalam kehidupannya. Mari kita bangun kebiasaan yang baik.

THE POWER OF FORGIVENES (Bagian-2)

logoABethanyGorontalo – Saudara, minggu yang lalu kita berbicara tentang PENGAMPUNAN. PENGAMPUNAN bekerja melalui dua arah, yang pertama dari manusia berhadapan dengan Allah dan dari Allah berhadapan dengan manusia, dan yang kedua adalah antar sesama manusia. Banyak kehidupan kekristenan kadang-kadang menuntut untuk selalu diampuni, tetapi kita lupa untuk mengampuni orang yang seharusnya diampuni. Mengapa? Sebab dia sendiri tidak mengamali PENGAMPUNAN dari Allah. Oleh karena itu, sebelum kita belajar mengenai PENGAMPUNAN dari Allah, hal utama yang harus kita lakukan adalah kita harus mengerti dan mengamalkan PENGAMPUNAN yang diberikan oleh Kristus kepada kita.
Kita membutuhkan PENGAMPUNAN dari Allah, PENGAMPUNAN itu adalah hal yang luar biasa dan PENGAMPUNAN itu harus kita mengerti sebab PENGAMPUNAN dari Allah itu sulit untuk bisa kita rasakan. Jika kita mengerti dan kita pasti akan merasakannya.
Mari kita belajar sama-sama mengenai bagaimana mendapatkan PENGAMPUNAN dari Allah..

KEPUASAN HIDUP “Lukas 19:1-10″

BethanyGorontalo – Banyak cara orang untuk mendapatkan kepuasan di dalam hidupnya. Setiap orang mengukur tingkat kepuasannya berbeda-beda. Ada orang yang mengeluarkan uang yang banyak untuk mendapatkan kepuasan. Zakheus adalah orang yang memiliki segalanya. Dizaman itu pemunggut cukai adalah pekerjaan yang berpengaruh. Dia adalah orang yang sangat kaya walaupun tubuhnya pendek. Kekurangannya tertutup dengan kekayaannya. Tapi apakah kepuasan didapatkan Zakheus dengan semua yang dimilikinya? Bukankah banyak orang yang merasa puas ketika ia punya kekuasaan,  pengaruh, dan kekayaan? Alkitab mengatakan bahwa Zakheus tidak punya kepuasan dengan reputasinya. Dia punya pengaruh, kekuasaan, reputasi, akses yang hebat tetapi dia tidak menemukan kepuasaan di dalamnya.

GEREJA ”I Korintus 3:16″

FrangkiBethanyGorontalo – “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” I Korintus  3:16
Banyak dari kita yang tahu tentang gereja tetapi sedikit yang mengerti atau memiliki pengetahuan yang benar tentang apa gereja itu sebenarnya. Gereja tidak hanya terbatas pada fisiknya saja atau hanya pada keempat dinding bangunan gereja, tetapi gereja memiliki arti yang lebih luas.
1.    Ketika kita berbicara tentang gereja itu berarti kita berbicara tentang seorang pribadi Kristen (I Korintus 3:16). Setiap kita adalah bait Allah, dan Allah berdiam di dalam kita. Karena itu kemana pun kita pergi dan apapun yang kita lakukan, kita membawa ciri dari gereja Tuhan bersama dengan kita.
2.    Gereja adalah sebuah lembaga atau institusi yang dibangun oleh tangan Tuhan sendiri. Kita ada sebagaimana kita ada itu karena Tuhan. Tangan Tuhan sendirilah yang telah membentuk kita sesuai dengan tujuan Nya bagi kita. Untuk apa Tuhan membentuk gereja? Untuk meneruskan Injil! Gereja harus berbicara tentang injil karena itu lah yang menjadi tujuan Allah datang ke dunia (Matius 28:19-20).