BERHASIL DALAM SEGALA HAL "III Yohanes 1:2"

BethanyGorontalo - Saudaraku yang kekasih, akuberdoa, semoga engkau baik-baik, semoga engkau sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu.(TB). Ketika kita membicarakan tentang keberhasilan, tentu yang pertama kali terlintas dalam benak adalah mengarah kepada segi keuangan atau kemapanan hidup seseorang. Keberhasilan bukan hanya berbicara dari segi keuangan namun juga dari segi kehidupan. Bagi Tuhan keberhasilan itu sama dengan sukses. Keberhasilan yang kita dapatkan dalam kehidupan kita, semuanya didasarkan atas kasih karunia Allah, dengan kata lain kita hidup berhasil karena ada kasih karunia Allah. Untuk mengerti hal ini sebenarnya ada sebuah pola pikir yang sederhana yaitu bahwa Tuhan sudah menyediakan semua di dalam kehidupan kita, Dia sudah sediakan semua yang terbaik bagi kita, ketika kita sakit Dia menyediakan kita kesembuhan, ketika kita sedang bermasalah Dia menyiapkan jalan keluar dan memberi kita kekuatan untuk melewatinya, ketika kita menjadi miskin Dia telah menyediakan kemakmuran untuk kehidupan kita. Sebab Yesus berkata: Aku sudah menjadi miskin di atas kayu salib, agar supaya oleh karena kemiskinanku engkau menjadi kaya. Tuhan telah memberi jalan untuk kita hidup berhasil, terkadang kita tidak menyadari hal itu. Ada satu hal yang perlu kita tahu yaitu percaya atau mengimani, bahwa Tuhan telah memberikan keberhasilan dalam kehidupan kita. Tuhan mau kita berhasil di dalam jiwa kita, baru kemudian kita akan berhasil secara nyata dan dapat dilihat oleh siapa saja.

FAITH! “Ibrani 11:1″

PastorBethanyGorontalo-Iman akan membawa kita kepada kesuksesan kita harus mengimani dan meyakini bahwa Yesus akan selalu berada dengan kita dan kita akan mencapai semua yang kita impikan.Hari ini kita akan bicara tentang iman, dalam ayat di atasiman memegang dua hal, iman menjadi dasar dan iman menjadi bukti, iman yang menjadi dasar adalah dasar dimana kita berdiri, dimana kita tidak membutuhkan sesuatu untuk percaya, namun kita tahu pasti hal itu akan terjadi, dan iman sebagai bukti, saudara belum melihat apa-apa namun saudara telah memiliki bukti sehingga saudara percaya. Rasul paulus adalah oran gyang luar biasa dan mencapai segala sesuatu yang ingin dia capai dengan imannya,dalam beriman kita harus mempunyai tolak ukur untuk selalu mengingatkan sampai dimana iman kita sejauh ini.

MENYEBERANG “2 Raja-raja 7:4″

hanani natal2013ABethanyGorontalo – Ini adalah kisah yang menceritakan sebuah kehidupan yang berada didalam bahaya besar. Maju kena mundur kena diam pun kena, dalam kisah ini setiap keputusan memiliki resiko yang besar ini kisah 4 orang kusta ketika tempat tinggal mereka di serbu tentara, dan pada satu ketika keempat orang kusta ini memberanikan diri menyeberang, ketika keempat orang ini nekat menyeberang tanpa mereka sadari mereka telah menyeberangi batas-batas kehidupan mereka dan mereka menjumpai tempat yang mereka tuju itu kosong tidak terdapat bahaya.

PERLOMBAAN IMAN “Filipi 3:10-14″

tes-logo1BethanyGorontalo – Hidup ini adalah sebuah perlombaan iman, perlombaaan iman dimana kita semua umat manusia berpacu untuk mencapai sebuah garis finish yang baik dan kita boleh memperoleh mahkota kehidupan, selagi kita masih hidup kita masih punya perjalanan yang panjang dan memiliki tujuan dan kita dituntut sedemikian rupa untuk berlomba sehingga kita beroleh iman yang luar biasa, dan pada akhirnya kita tetap memiliki iman yang berpegang teguh kepada Yesus Kristus,dalam perjalan hidup banyak hal—hal yang akan terjadi, banyak goncangan iman, tantangan yang akan datang untuk menguji iman kita apa kita akan tetaap bertahan hingga akhir dan memperoleh mahkota yang kekal atau tidak. Lantas bagaimana kita menjalani perlombaan ini?

YES, I CAN! “1 Korintus 10:13″

tes-logo1BethanyGorontalo – Ketika saudara membaca ayat di atas, maka apapun keadaan atau kondisi saudara disaat membaca akan mendapatkan kesimpulan, “saya bisa!”, kebanyakan orang jika bisa memilih untuk menghadapi atau menolak sebuah ujian kebanyakan memilih untuk menolak, mengapa? Kebanyakan orang memiliki alasan yang sama, kuatir tidak mampu atau menghadapi ujian tersebut, takut tidak akan menemukan jalan keluar, danorang yang mengalami ujian cenderung tidak stabil dalam menjalani kehidupan.

BANGKIT DARI TEKANAN, DAN MENANG! “Ulangan 31:6″

tes-logo1BethanyGorontalo – Ayat ini menceritakan tentang Yosua yang dituntut harus menggantikan Musa maka diwaktu itu Yosua menjadi gentar, dia takut dan khawatir akan kemampuannya, dalam kehidupan sehari-hari kita harus bisa menjadi orang yang bisa merasa, bukan merasa bisa ketika kita berada pada sebuah posisi, atau ditawarkan dalam sebuah posisi baru mari kita bisa menilai dengan baik sehingga kita tidak menjadi orang yang serakah, Yosua memahami akan hal itu, dia menjadi gentar karena dia tahu siapa yang akan ia pimpin, dan siapa yang akan dia gantikan. Menjadi pemimpin disaat itu bagi Yosua adalah tekanan yang luar biasa, dan dalam kehidupan saat ini menjadi top leader terkadang memiliki tekanan tersendiri.

KEMBALI DUDUK DI MEJA RAJA “2 Samuel 9:7″

tes-logo1BethanyGorontalo – Saudara orang yang berkesempatan duduk sehidangan dengan seorang raja bukanlah orang yang biasa,bisa jadi orang yang duduk sehidangan dengan Raja dari keluarga kerajaan, kaum bangsawan, ataupun para pahlawan-pahlawan negeri dimana raja itu memimpin. Mefiboset adalah cucu dari Raja Saul, dia dikasihi raja Daud karena Daud bersahabat dengan ayahnya Yonatan. Mefiboset bukanlah seorang yang normal,dia mengalami kelumpuhan dikedua kakinya, dan arti nama MEPHIBOSHETH (baca : mefiboset) sangat tidak menyenangkan, yaitu lari dari rasa malu, rasa malu adalah sesuatu yang paling ditakuti oleh setap orang di dunia, terlebih khusus orang asia harga diri sangat dijunjung tinggi.

THE PRIVILEGE OF THE KINGDOM “1 Samuel 21:10-15″

tes-logo1BethanyGorontalo – Seperti yang kita ketahui privilege itu adalah sesuatu yang bersifat khusus atau hak-hak istimewa yang diberikan kepada seseorang didalam hal-hal tertentu. Ini tidak diberikan kepada semua orang, hanya diberikan kepada orang yang dianggap layak menerimanya. Demikian dengan kerajaan Allah , Allah memberikan berkat khusus atau hak-hak istimewa kepada setiap orang yang benar dan bersungguh hati kepadaNya. “Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Di.” 2 Tawarikh 16:9a

HIDUP DALAM KELIMPAHAN “Yoh 10:10″

tes-logo1BethanyGorontalo – “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”
Saudara hidup dalam keadaan yang berkelimpahan adalah sebuah gambaran yang diinginkan setiap orang ketika memulai hal-hal yang baru, memasuki pekerjaan baru, memasuki kota yang baru, ataupun memulai usaha yang baru. Kelimpahan dalam hidup adalah sesuatu yang kita ingin nikmati namun terkadang kita selalu berhadapan dengan sesuatu yang berbalik arah bukan dihadapkan dengan kelimpahan melainkan kita di hadapkan dengan kekurangan.

BERSUKACITA “Filipi 4:4-8″

tes-logo1BethanyGorontalo – “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!…” Filipi 4:4-8

Bersukacita adalah Tindakan Iman. Kita bersukacita karena kita yakin bahwa Tuhan Yesus telah menebus semua hutang dosa kita, sehingga kita hidup tanpa ada rasa takut akan hukuman dosa.

Kita bersukacita karena percaya bahwa Tuhan Yesus sudah menyiapkan rencana indah bagi hidup kita. Meskipun kita belum melihatnya, tetapi kita tetap bersukacita dan mengucap syukur karena kita percaya bahwa Tuhan Yesus sungguh setia dan rancanganNya tidak pernah ada yang gagal.
Betapa besar kekuatan sukacita, di dalam sukacita juga selalu tersedia mujizat, Firman Tuhan berkata : hati yang gembira adalah obat yang mujarab, jadi kalau semua orang Kristen memiliki hati yang selalu bersukacita maka tidak ada orang Kristen yang berlangganan di Dokter, hati yang bersukacita memiliki dampak yang luar biasa.

AKHIRNYA KITA BERUNTUNG “Matius 25:14-32″

tes-logo1BethanyGorontalo – Sebagai anak-anak Tuhan kita adalah  Orang-orang yang beruntung, beruntung bukan karena tidak memiliki masalah, masalah tetap ada tetapi kita tetap melihat jalan keluar bersama Tuhan. Kita semua adalah orang-orang yang beruntung Tuhan memperlengkapi hidup kita memberi kemampuan, talenta, atau bakat yang berbeda-beda. Tuhan memberikannya tidak untuk hal yang sia-sia Dia berharap kita dapat mengembangkannya, apa kita mempergunakan dengan baik atau kita menyia-nyiakannya. Bakat atau talenta harus terus dilatih. Pada akhir hidup kita, kita akan dievaluasi akan talenta kita apa kita telah mengembangkannya atau tidak.