KEHIDUPAN YANG BERBUAH (Mazmur 92:13-14)

images1BethanyGorontalo – Pohon anggur digunakan oleh Tuhan Yesus untuk menggambarkan seperti apa kehidupan kita dan hubungannya dengan Dia. Agar dapat tumbuh dengan baik, pohon anggur membutuhkan kondisi iklim dan tanah yang khusus. Pohon anggur juga membutuhkan perawatan yang seksama agar dapat memberikan buah yang memiliki kualitas terbaik. Itulah sebabnya Tuhan menggambarkan kehidupan kita seperti pohon anggur.Kehidupan kita memerlukan kondisi yang dapat mendukung pertumbuhan rohani kita agar dapat bertumbuh sesuai dengan rencana Allah.Hidup kita juga membutuhkan perawatan agar dapat menghasilkan buah-buah rohani yang berkualitas, sehingga buah-buah tersebut dapat dinikmati oleh orang banyak.

Kita yang ditanam dalam gereja ini tidak hanya sekedar mengalami pertumbuhan tetapi kita harus menghasilkan buah.Kitab Lukas 3:9, kenapa kita harus berbuah tidak sekedar bertumbuh?Karena pada kitab Tuhan berkata “Kapak sudah tersedia, pohon yang tidak menghasilkan buahnya akan ditebang” karena itulah Tuhan mencari buah.Ditanam-Bertumbuh-Berbuah itulah perubahan dan itu tidak hanya berbicara pada struktur pelayanan, apakah benar-benar hidup kita mengalami perubahan?Adakah buah hidup kita dinikmati oleh orang disekitar kita?Hidup kita seharusnya menghasilkan pertumbuhan buah yang baik.
Perhatikan dengan seksama bagaimana kita hidup- (Efesus 5:15) dan Tuhan tidak mencari karunia tetapi buah tersebut dalam hidup kita (Matius7:22-23), dan kita harus tertanam dalam sebuah gereja agar bisa bertumbuh dan menghasilkan buah. Jika kita merasa bahwa gereja adalah rumah kita maka buatlah yang terbaik untuk rumah kita sendiri, tidak ada rumah yang sempurna, semua mempunyai kelemahan tetapi disitulah kita dibimbing untuk menghasilkan yang terbaik.Dan terutama terus-menerus/ setiap saat kita melekat kepada Tuhan hanya dekat DIA saja kita dapat tetap bertumbuh dan mendapat asupan rohani yang baik. Dan tentunya kita akan menghasilkan buah roh dalam kehidupan kita.
Membaca, merenungkan Firman Tuhan dan berdoa setiap hari akan membuat kita tetap melekat kepada Tuhan. Firman Tuhan akan menerangi kehidupan kita dan memberi kekuatan agar kita dapat terus bertumbuh di dalam kebenaran. Jika karena kesibukan aktivitas dan pekerjaan kita sehingga kita mulai mengabaikan untuk membaca Firman Tuhan dan mulai menunda-nunda untuk berdoa, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita mulai menjauh dari Tuhan. Hati-hati dengan keadaan seperti ini, karena kita tidak akan mendapatkan nutrisi rohani yang kita butuhkan, keadaan ini akan membuat kita mati secara rohani dan tidak akan menghasilkan buah roh yang Tuhan kehendaki. Dan secara terus-menerus mari perhatikan kehidupan kita masing-masing apakah kita semakin baik ataupun tidak? Adakah yang kita kerjakan semakin baik atau tidak?Selama kita masih diberikan kesempatan hidup, marilah kita menghasilkan buah.
“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.” Yakobus 4:8, Walaupun keadaan tidak mendukung dan kondisi kita melemah, tetaplah mendekat kepada Tuhan, Dia akan menolong kita dan memberi kita kekuatan. Bahkan Dia akan mengangkat kita dan memberikan kemenangan demi kemenangan dalam berbagai masalah dan pencobaan. Dia akan membuat hidup kita bersinar terang dan memancarkan kebenaran bagi setiap orang di sekitar kita. Kita akan menghasilkan buah-buah roh untuk dapat dinikmati oleh orang banyak.
Ada tiga macam buah yang diinginkan Tuhan dalam kehidupan orang-orang percaya, yaitu: 1. Buah Pertobatan, 2. Buah Roh, 3. Buah Pelayanan. Bila kita sudah menjadi Kristen bertahun-tahun tetapi tidak menghasilkan buah akan sangat menyedihkan hati Tuhan. Bukankah kita sudah banyak mendengar dan memperoleh pengajaran-pengajaran tentang firman Tuhan dan juga memiliki kesempatan yang luas untuk melayaniNya? Jadi kehidupan Kristen adalah kehidupan yang terus bertumbuh dan berbuah. Pertumbuhan itu akan tampak apabila kita benar-benar menanggalkan kehidupan lama kita, sebab “…siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus5:17).
Hidup yang berbuah adalah hidup yang mempermuliakan nama Tuhan, dan Dia rindu agar buah yang kita hasikan itu tetap dan tidak berubah. Bila kita sudah berbuah, apa yang kita minta kepada Tuhan pasti akan diberikanNya, asalkan sesuai kehendakNya dan bukan untuk memuaskan keinginan daging. Semakin berbuah lebat semakin kuat pula kita di dalam Tuhan. Amien