Intimacy with God (keintiman dengan Tuhan) “Yohanes 15:5″

images1BethanyGorontalo – Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Apakah keintiman yang sesungguhnya dengan Tuhan yang wajib dimiliki dan dimengerti setiap kita sebagai Gereja Tuhan? Untuk memiliki keintiman dengan Tuhan, Gereja Tuhan harus memiliki “SIKAP YANG BERGANTUNG PENUH KEPADA TUHAN” menggantungkan atau lebih melekatkan diri kita kepada Tuhan, lebih akrab kepada Tuhan dan lebih berharap lagi kepada Tuhan, dengan kata lain kita memposisikan Tuhan di atas segalanya. Dalam Yakobus 4:10 kita diajarkan untuk bisa merendahkan diri dihadapan Tuhan, ayat ini mengajarkan kita untuk selalu berpegang kepada Tuhan. Hal yang kedua “MEMBERI BANYAK WAKTU BUAT TUHAN” 3 macam waktu yang harus kita tingkatkan untuk membangun keintiman dengan Tuhan :

1. TINGKATKAN JAM DOA KITA-Yakobus 4:8

Seringkali dalam berdoa kita hanya membawa masalah persoalan hidup kita, dan doa kita hanya berisi pengaduan-pengaduan kita, ini namanya mendua hati, doa yang benar adalah waktu kita datang kepada Tuhan mendengar apa yang Dia katakan, dan kita hanya memuji, menyembah Dia, menyucikan diri kita. Itulah doa yang benar, tidak selalu dalam doa kita hanya berisikan persoalan-persoalan hidup kita, Tuhan bukan tidak mengerti persoalan hidup kita, TUHAN SERBA TAHU, yang Tuhan inginkan ketika kita membawa doa kita dengan ucapan syukur kepada Tuhan. Rangkul hati Tuhan, Tuhan mau apa? Mau bekerja apa? Jangan mendua hati hanya untuk keperluan kita, biarkan Tuhan berbicara dalam setiap doa kita.

2. TINGKATKAN PEMAHAMAN KITA AKAN FIRMAN TUHAN – Mazmur 119:97, Mazmur 119:15

Belajar mencintai dan memiliki akan Firman Tuhan, segala hal yang telah difirmankan dan ketentuan-ketentuan yang telah Tuhan buat. Apakah kita merasa Firman benar-benar berguna dalam hidup kita? Ketika Firman Tuhan ada di dalam hidup kita minta apa saja maka kita akan memperolehnya. Milikilah rasa memiliki akan Firman Tuhan.

3. TINGKATKAN WAKTU KITA UNTUK
BERBAGI KEPADA ORANG LAIN- Matius 25:38-40, Yakobus 4:4, Matius 6:21

Sebagai Gereja Tuhan kita harus belajar untuk berbagi, dan disaat kita berbagi kepada saudara kita yang berkekurangan, kita telah menjadi serupa seperti Kristus, saling merasakan dan saling menanggung penderitaan orang lain. Bisa berbagi dan bisa menabur kepada sesama.

Ketika kita berhasil menjaga keintiman dengan Tuhan kita juga harus menjaga diri kita dalam 4 kondisi agar doa kita tetap dijawab Tuhan.

Ada 4 kondisi Tuhan akan menjawab doa kita:

1. Percaya bahwa Tuhan mendengar doa-doa kita Mazmur 34:18 Belajarlah bukan hanya sekedar percaya tetapi berpegang teguh kepada Tuhan.

2. Mulailah menantikan jawaban doamu dari Tu han – Yeremia 17:7

3. Jangan marah dan jangan iri jika ada org yg
lebih diberkati dari kita – Mazmur 37:7 Segala
sesuatu ada waktunya Tuhan.

4. Terus tabah dan mengucap syukur kepada Tu han.

Di saat kita membangun keintiman dan ketika kita tetap berada dalam kondisi yang benar dalam menantikan jawaban Tuhan maka Tuhan akan selalu memberkati dan memelihara kita.

Amin