PENGUASAAN DIRI (AMSAL 16:32)

images1BethanyGorontalo – Amsal 16:32 “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota”. dalam terjemahan lainnya dikatakan : “Lebih baik orang yang sabar daripada orang yang mempunyai kekuatan yang lain”. Pada jaman itu untuk ukuran keberhasilan satu bangsa dilihat dari banyaknya dari kota yang mereka taklukkan, semakin banyak kota yang ditaklukkan semakin kuat suatu bangsa. Jadi betapa pentingnya penguasaan/ pengendalian diri ada dalam diri kita karena penguasaan diri adalah buah dari pekerjaan Roh kudus dan buah tersebut tidak di dapati dengan cara otomatis, karena kita tidak dilahirkan dengan kemampuan otomatis untuk mengendalikan diri. Jadi penguasaan diri itu adalah proses yang harus kita jalani setiap hari dan memang tidak mudah untuk belajar menahan hawa nafsu dan bersabar.

Kita bisa keliatan rohani tetapi tanpa di dasari pengendalian diri akan seperti kota yang runtuh temboknya. Banyak contoh disekeliling kita begitu banyak orang kelihatannya sangat aktif sebagai pemuji Tuhan, melayani digereja, akan tetapi ketika begitu datang masalah sedikit gampang putus asa, menyerah dll. Padahal secara kasat mata kita bisa melihat orang-orang ini rohaninya sangat kuat, kenapa bisa begitu cepat menyerah? Itu dikarenakan tembok yang sudah dibangun kuat/pertahanannya sudah runtuh sehingga menjadi orang yang gampang mengeluh/ menyerah dan jauh kembali dari Tuhan. Dan orang yang tidak bisa menguasai diri adalah orang yang sangat rentan terhadap sesuatu yang menekan dirinya.
Ketika ada sesuatu persoalan yang menekan hidup kita, apakah yang keluar dari mulut kita? (pujian, bersyukur, bersungut ataupun kemarahan?) dan kitalah yang paling tahu hidup kita sendiri, tetapi harus diingatkan bahwa kita tidak dilahirkan dengan cara otomatis dan langsung bisa mengendalikan diri, tidak!! Untuk supaya kita bisa mengendalikan dan mengontrol diri, kita harus belajar setiap hari. Mau tidak mau ataupun suka tidak suka kita harus diproses dan belajar setiap hari.
Bagaimana caranya untuk kita bisa menguasai diri, hal yang paling mudah dan sederhana menurut Alkitab ialah :
1. Menguasai Lidah
Alkitab berkata jika kita bisa menguasai lidah kita maka kita bisa menguasai seluruh tubuh kita (Yakobus 2:1-13) tersebut adalah ayat yang paling panjang yang berbicara khusus penguasaan diri. Kenapa kita harus perhatikan lidah/ perkataan kita? Karena dengan lidah kita bisa memuji / menyembah Tuhan, tetapi dengan mulut dan lidah yang sama kita juga bisa mengutuk manusia yang menjadi ciptaanmya Tuhan (ayat 9). Lidah ini memiliki banyak fungsi, sebagai alat untuk mengecap, menghaluskan setiap makanan yang masuk dalam mulut kita, untuk komunikasi dll. Dan Tuhan melihat lidah kita itu merupakan salah satu hal yang sangat penting bahkan menentukan hidup dan mati seseorang dan tidak ada anggota yang berbahaya selain daripada lidah. 1 Petrus 3:10, kalau kita mau melihat hari depan kita baik maka kita harus jaga lidah dari perkataan-perkataan yang jahat.

2. Memikirkan Perkataan
Sebelum kita mengutarakan perkataan kita harusnya memikirkannya terlebih dahulu, apakah yang nanti kita sampaikan, apa sudah benar dan baik di dengar oleh orang apa tidak. Oleh sebab itu marilah kita menjadi orang yang bijak dalam setiap Tutur Kata dalam setiap apa yang akan kita keluarkan dari mulut kita ketika ingin berkata-kata.

3. Memikirkan Arti Perkataan yang diucapkan
Sebelum kita berbicara/ berkata pada seseorang apakah itu adalah penting atau tidak? Sebab terkadang ada hal-hal yang nyata/ fakta tapi tidak penting dikatakan. Tidak semua perkataan kita bisa diutarakan pada orang lain, banyak perkataan yang tidak layak diperkatakan dan justru itu akan menyesatkan orang sehingga orang itu akan jauh dari Tuhan. Tuhan mau kita bisa menjaga perkataan kita sendiri yang tidak menyesatkan orang lain dan sebaliknya bisa membantu orang lain untuk bisa datang kepada Tuhan, mari menjadi orang yang berhikmat dalam menjaga hubungan berteman dan sekeliling untuk perkataan-perkataan yang bisa membangun sesame teman, sahabat dan keluarga kita. Amien
@tjrock